LOVE STORY
hello guys ini posting kedua judulnya 'LOVE STORY'.. enjoy bacanya ya kalo ada saran bisa layangkan di twitter @opiopi95 ya :) pay pay..
================================
.jpg)
"Nana.." Seru seorang pria memanggil seorang gadis. Gadis itu menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah sumber suara itu. Nama gadis itu Nana Juwita, umurnya sekarang 16 tahun. dia gadis pintar, cantik, dan baik hati menurut orang terdekatnya."Iya nicky kenapa?" Tanya nana ke seorang cowo yg bernama nicky. Cowo itu ganteng, manis, pintar dan bersuara indah. Nicky adalah teman nana sejak kecil. Reader tahu tidak ternyata nana menyimpan perasaan lain terhadap nicky, nana menyukai nicky karna nicky perhatian dan baik hati.
"aku boleh pulang bareng kamu gak???" Tanya nicky.
"jalan kaki gpp emangnya?" Seru nana.
"Iya memang kenapa kalau jalan kaki?" Tanya nicky heran atas penyataan nana.
"Gpp sih, apa kamu gak malu?" Tanya nana meyakinkan nicky lagi.
"Kamu gak suka pulang sama aku? Yaudah deh kalo gitu!" Baru beranjak 3 langkah dari sebelah tempat nana berdiri, nana menarik tangan nicky.
"Bukan gitu nick, kamu mah gitu ihh" seru nana dengan wajah di tekuk.
"Lagi kamunya begitu!" Seru nicky berbalik ke arah nana, mereka berdua pun berhadap-hadapan.
"Iya maaf nicky!!" Seru nana.
"Baiklah!" Seru nicky menggenggam tangan nana dan berjalan bersama. Wajah nana memerah. Tapi genggaman tangan nicky ke tangan nana di lepas seseorang.
"Heh! Ngapain sih megang-megang nicky?" Seru seorang gadis bernama gaby. Dia itu menyukai nicky tetapi nicky tidak menyukainya, karna sifatnya terbalik dengan sifat nana."Apa sih gab?" Tanya nicky."Nick kamu ngapain sih sama dia?" Gaby menunjuk nana."Terserah aku! Ngapain kamu ngurusin aku?" Tanya nicky, nana berlindung di balik punggung nicky. Ia sangat takut terhadap gaby. Sudah berkali-kali gaby ingin mencelakai nana. Tetapi semua di gagalkan oleh nicky."I like you nick! like you more nick!!!" Gaby memohon."I never liked yours! Sorry, I have loved someone!" Seru nicky hingga membuat gaby dan nana kaget."Whos that?" Tanya gaby."Apa urusannya sama lo? Pergi lo!" Gaby terdiam saat nicky membentak gaby dan ia langsung meninggalkan tempat itu. Di rumah nana, nana yg sedang asik menonton tv dan memainkan handphone di kagetkan oleh suara orang yg mengetuk pintu rumah nana ."Nana..!" Suara orang itu memanggil namanya dan mengetuk pintu.
"Tunggu sebentar!" Akhirnya ngebukain pintu. Ternyata di luar nicky.
"Hai na :)" seru nicky menyapa.
"Hai nick! Ada apa tumben kemari jam segini?" Nana melihat jam di ruang tamunya.
"Apakah minggu depan kamu ada acara?" Tanya nicky.
"Gapunya nick! Kenapa emg?" Tanya nana.
"Minggu besok apakah kamu mau ikut dengan ku?" Tanya nicky.
"Kemana?" Tanya nana.
"Ya adalah! Mau gak?" Tanya nicky.
"Kemana dulu, kalo gak jelas aku gamau!" Seru nana.
"Pokoknya ikut aja, minggu aku jemput yah jam 07:00 malam! Dandan yg cantik" seru nicky, ia pun beranjak pergi.
"Huhh dasar!!" Seru nana sambil senyam-senyum sendiri.
Keesokan harinya saat di berjalan menuju ke sekolah, nana di jegat oleh gaby dan 2 orang temannya. Gaby dan 2 orang temannya itu sudah membawa sekeranjang pewarna semprot.
"Eh.. Kalian mau ngapain?" Tanya nana panik.
"Gw mau bikin elo biar malu!" seru gaby. Kedua temannya memegang tangan nana.
"Rasain nih!" seluruh tubuh nana di semprot pewarna kaleng oleh gaby. Nana menangis. Akhirnya setelah selesai gaby dan ke 2 temannya meninggalkan nana. Nana berlari ke sebuah taman. Ia menangis di sana.
Di tempat lain, nicky sedang mencari nana di kelasnya. Tetapi tidak ketemu. Lalu ia mencari ke kantin, perpustakaan, ruang seni, dan lab ipa. Dia sama sekali tidak menemukannya.
"Hahaha.. Mampus tuh si nana kita malu-maluin kayak gitu" Seru seorang cewe.
"Haha, gaby gitu loh! Siapa yg berani macem-macem sama.." Tiba-tiba nicky mendekati gaby.
"Di mana nana?" Tanya nicky dengan suara tinggi.
"Maksud kamu apa sih nick?" Tanya gaby puraipura tidak tau.
"Gausah banyak bacot! Mana nana?" Tanya nicky membentak gaby.
"Aku gak tau nick!" Gaby gugup.
"Shit!" Nicky berlari menuju parkiran, ia ingin mengambil mobilnya untuk mencari nana. dia menyetarter mobilnya hingga menyala. Dan ia pun bergegas mencari nana.
Nana masih menangis di taman. Ia tak kuat beranjak untuk pergi. Seseorang memegang pundaknya, ia pun menoleh. Ternyata nicky ia pun langsung memeluk nicky.
"Nicky.. Hiks.. Hiks.." Nana terisak di pelukan nicky.
"Iya, nangis aja yg kenceng supaya persaan kamu lega" nicky membelai rambut nana.
"Makasih!" Nana masih kalut dalam kesedihan.
"Senyum dong!" Pinta nicky. Nana pun sedikit mengukir senyum.
"Kan cantik kalo senyum!" Nana masih dalam diam.
"Mau kemana sekarang?" Tanya nicky.
"Pulang aja nick!" Akhirnya nicky mengantar nana pulang. setelah sampai nana pun turun setelah mengucapkan terima kasih kepada nicky.
"Na.." Langkah nana terhenti, ia pun berbalik.
"Jangan sedih lagi yah! Please" nicky memberikan senyum termanis buat nana.
"Iya.. Terima kasih" nana tersenyum gembira, seperti bebanya saat ini hilang seketika karna melihat senyum nicky.
Keesokan harinya saat nana dan nicky pulang bersama, nana melihat gaby yg sedang di cegat 2 orang preman.
"Hay cewe mau kemana?" Seru preman 1 ke gaby.
"Terserah gw kek! Siapa lo?" Gaby nyolot.
"Oww, ganas yah cewe ini! Mending temenin kita berdua dulu deh" tiba-tiba 2 preman itu ingin memperkosa gaby, tapi nana dan nicky tak hanya diam. Mereka memanggil warga dan rencana 2 preman itu gagal. Malah sekarang preman itu habis di amuk masa.
"Huhuhu.." Gaby menangis terisak.
"Udah gaby jangan nangis sekarang lo udah aman kok!" Nana menenangkan gaby.
"Makasih yah na, hiks.. lo sama nicky udah hiks.. nolongin gw!" Seru gaby masih menangis.
"Iya kita kan teman gab!" Seru nana.
"Padahal gw sering jahat sama lo hiks.. na! Gw malu sama diri hiks.. gw sendiri" gaby memeluk nana.
"Iya gpp kok gab!" Seru nana.
"Maafin gw yah hiks.. Na! Gw janji gabakal ganggu lo sama nicky" gaby pun menghapus airmatanya.
"Nicky pantes dapat yg terbaik kayak lo na!" Seru gaby.
"..." Nana hanya kaget dan sedikit tersenyum, Akhirnya jemputan gaby datang dan mereka pun berpisah. Nicky pulang bersama nana. Gaby pulang di jemput supirnya.
Malam minggu tiba, nicky mejemput nana dengan setelan jeans biru, kemeja biru dan dasi putih yang di tutup oleh sweater biru.
"Udah siap?" Tanya nicky yg sedang melihat nana dari atas sampai bawah. Nicky terpesona oleh nana, nana menggunakan white dress mini sama heels putih, dan di kuncir satu dengan pita putih.
"Udah dong!" Seru nana dengan senyuman.
"Yuk! Tuan putri!" Nicky membukakan pintu mobil dan mempersilahkan nana masuk. Di perjalanan nicky dan nana hanya mewarnai perjalanan dengan diam. Mereka sama-sama malu dan bingung ingin berbicara apa.
Sesampainya di taman, nicky menggandeng nana sampai di tengah taman yg di penuhi lilin berwarna pink.
"..." Nana hanya sumringah melihat suasana taman yg di hiasi lilin berwarna pink.
"Nana aku mau ngomongin sesuatu!" Seru nicky memegang kedua tangan nana.
"akhir-akhir ini aku dibuat tak bisa tidur oleh seseorang!" nicky menghela nafas.
"Seseorang yg aku rasa pantas untuk mengisi ruang di hati ku, menghiasi senyum di setiap saat, mewarnai hari ku dengan kasih sayang, menghiasi mimpiku, dan mencintaiku tulus dari hati" nicky memeluk nana.
"Please, jadilah itu semua!" Pelukan nicky mengencang.
"Iya :) aku ingin jadi apa yg kamu mau!" Nana mencium pipi nicky setelah nicky melepaskan pelukannya. Akhirnya cinta mereka pun bersemi.
THE END...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar